Lindungi Anak dari Bahaya Dunia Maya!!!



Dunia maya (virtual world) saat ini bukan lagi hal yang aneh baik bagi orang dewasa maupun anak-anak. Begitu banyak aktivitas yang dapat dilakukan dalam dunia maya (internet), misalnya untuk mencari informasi-informasi baru, berkenalan, ngobrol (chatting), membuat buku harian (blog atau friendster), dsb. Namun, tak dipungkiri selain membawa pengaruh positif, internet juga membawa pengaruh negatif. Melalui internet, anak-anak dan remaja bahkan orang dewasa sekalipun bisa asyik bermain sendiri misalnya dengan games online dan bahkan bisa merusak perkembangan jiwa mereka, misalnya dengan mengakses pornografi dan kekerasan. Sebagai orangtua, sudah siapkah kita mengantisipasinya?

Untuk itu, Bagian Layanan Siswa mengadakan Talkshow/Seminar Komunikasi Orangtua Siswa TKK s.d. SLTA BPK PENABUR Jakarta dengan tema “Selamatkan Anak Anda dari Bahaya Dunia Maya dengan Komunikasi Efektif”. Bagi orangtua siswa SMPK dan SLTAK dikemas dalam bentuk talkshow, berlangsung pada 17 November 2007 di Aula SMAK 1, Tanjung Duren, Jakarta Barat. Sementara, bagi orangtua siswa TKK dan SDK dalam bentuk seminar, berlangsung pada 1 Desember 2007 di Aula TKK 6, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Pembicara talkshow pada 17 November 2007 adalah Ir. Michael S. Sunggiardi (Profesional Bidang IT; Computer, Software & Hardware, Network & Internet, and Wireless LAN Engineer Expert) dan Ir. Bambang Syumanjaya, MM, MBA, CBA (Konsultan Keluarga dan Bisnis Family Discovery). Sementara pembicara seminar pada 1 Desember 2007 adalah Dr. Lanny W. Santoso, Drg, MBA, MM. Sebagai moderator adalah Edwin Manangsang, Ak., M.Sc.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut Bambang memberikan tips bagi orangtua untuk menghadapi anak-anak yang suka dan sudah terikat dengan aktivitas internet dan games online, sbb:

• Jangan Larang Tetapi Beri Pengertian Kita tidak dapat menghindarkan anak-anak kita mengetahui tentang dunia maya (internet dan games online), tetapi kita harus memberi pengertian kepada mereka sejak dini tentang apa manfaat atau bahayanya dunia maya secara bijak. • Bangun Keteladanan Keteladanan lebih baik dari sekedar kata-kata nasehat dan larangan. Bangun image positif dengan keteladanan sehingga kita dapat bertindak asertif bagi anak-anak kita. • Jadi Gerbang Teknologi Sebagai orangtua kita juga harus terus belajar supaya dapat menjadi gerbang teknologi bagi anak-anak kita, khususnya anak-anak yang belum dewasa. Kitalah yang seharusnya mengajarkan mereka tentang teknologi-teknologi yang baik dan bermanfaat, hal ini untuk mengimbangi informasi dari lingkungannya tentang teknologi yang jahat dan tidak berguna. • Bangun Komunikasi Total Lakukanlah apa yang tidak dapat dilakukan oleh dunia maya, yaitu komunikasi dua arah yang hidup dimana terasa ada sentuhan, canda ria, pelukan kasih sayang yang dilakukan secara konsisten. Hal inilah yang akan mengajarkan pada anak bahwa keluarga mereka juga mengasyikkan sama seperti apa yang ada di dalam dunia maya.

Untuk mengatasi kecanduan anak usia TK dan SD terhadap dunia maya dan media audio visual, Lanny W. Santoso memberikan kiat-kiatnya sbb.:

1 Perbaiki, tingkatkan hubungan dengan anak, komunikasi hangat, selalu adakan waktu bercengkerama dengan mereka.
2 Dengarkan mereka, bukan mereka yang diminta selalu mendengarkan.
3 Jangan mengkritik terus, coba empati, tidak ada yang tidak suka dipuji.
4 Jangan mudah mengeluh, menyerah, harus usaha dan berdoa.
5 Mereka butuh Anda, sabar, apalagi bagi mereka yang sudah terperosok.
6 Tanamkan nilai kebenaran dengan kasih dan tegas.
7 Awas jika tidak merenda komunikasi dengan mereka, maka akan diambil oleh media, dunia maya, audio visual, dll.
8 Perlihatkan Anda mengerti perasaan mereka, bertindaklah apa yang tidak bisa dunia maya berikan pada mereka.
9 Orang tua tidak ada salahnya melek teknologi
10 Lihat sisi positif anak, kembangkan jangan cuma lihat yang negatif.
11 Orangtua yang efektif, kenal anaknya dengan baik, perasaan anak yang sedang kecewa, sedih, senang.
12 Mereka melihat contoh, melihat teladan, orangtua yang nonton tv gencar ya tidak heran anak juga demikian.
13 Cara efektif lain lewat cerita Alkitab dan cerita lain yang berisi pengajaran moral, anak dapat diberi pemahaman tentang moral. Dengan demikian kita pun dapat memahami cara berpikir anak.
14 Jangan biarkan emosi muncul berlebihan.
15 Periksa dan perbaiki diri, lihat masih adakah nilai kejujuran, ketabahan, keadilan yang orangtua harapkan juga dari si anak
16 Menangkan mereka, karena media tidak bisa mendengarkan anak kita, tidak dapat memeluk, menggendong, berdoa bersama mereka.
17 Buat peraturan bersama, misalnya hanya hari Jumat, Sabtu, Minggu saja boleh main games, dsb.
18 Kenalkan hubungan dengan Tuhan, bangun kehidupan spiritual keluarga.
19 Rangkul mereka, tidak benar melarang memakai internet, yang penting tanamkan nilai-nilai kebenaran, beri pengarahan, bimbingan sejak dini.
20 Gunakan filter, software pengaman, misalnya Netnanny.



0 komentar:

Poskan Komentar

advertise here
advertise here
advertise here
advertise here